Bahgia Memberi

Apakah ada ruang untuk secebis kasih dan sayang dalam hati yang kering kontang? Apakah hati bisa utuh, terus memberi tanpa harus menerima? Suatu pengorbanan yang mulia namun diri harus selalu siap karna nikmat agungnya hanya bisa dirasai oleh hati yang benar-benar redha. Saat semua kabur, cinta itu yang mewarnakan. Saat perihnya tidak tertanggung, bahkan air mata pun tidak bisa tertetes lagi, cinta itu juga yang menghidupkan karna cinta, walau tidak semestinya dimiliki, takkan pernah mati. Tetap terus hidup bersama harapan bahwa cinta itu pasti menemui jalan, cuma perlu bertahan. Dan selama itu aku doakan agar punya keikhlasan dalam kesabaran untuk terus memberi karna mungkin itu lebih membahgiakan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s